Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Kemampuan Menghafal Al-qur’an

Authors

  • Stidki Ar-Rahmah Surabaya, Indonesia
  • Stidki Ar-Rahmah Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52833/masjiduna.v1i1.27

Abstract

Penulisan karya ilmiah ini Untuk memahami dan mengetahui kondisi emosional para mahasiswa penghafal Al Qur’an STIDKI Ar Rahmah Surabaya. Faktor-faktor apa saja yang menguatkan dan melemahkan aspek kecerdasan emosional santri mahasiswa STIDKI Ar Rahmah Surabaya. Untuk mengakaji dan mendiskripsikan gambaran secara komprehensif tentang adanya hubungan yang kuat antara kondisi emosional santri mahasiswa dengan tingkat kemampuan dan keberhasilan mereka dalam menghafalkan Al Qur’an. Metode Penelitian yang kami gunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan kuesioner dalam proses pengumpulan datanya. Kuesioner merupakan daftar pertanyaan terstuktur dengan alternatif (option) jawaban yang telah tersedia sehingga responden tinggal memilih jawaban sesuai dengan aspirasi, persepsi, sikap, keadaan atau pendapat pribadinya
Hasil dari Penelitian ini Bahwa semua santri mahasiswa STIDKI minimal telah memiliki hafalan 3 juz Al Qur’an atau 100 % karena syarat masuk PMB ke STIDKI sudah harus memiliki minimal 3 juz dan lancar membaca Al Qur’an, Frekuensi (intensitas) bacaan Al Qur’an santri mahasiswa STIDKI paling banyak adalah 3 jam dalam sehari atau 36,3 %, Kemampuan mahasiswa STIDKI dalam menambah hafalan baru Al Qur’an setiap pekannya mencapai rata-rata 7 halaman atau 50% hanya 9,0% saja yang bisa menambah hafalan baru sebanyak 3 halaman, Waktu yang dirasa nyaman dan dipilih oleh mahasiswa untuk menghafalkan AL Qur’an adalah malam hari sebesar 27,2 %, pagi hari 22,7 % , tetapi yang menarik adalah mayoritas mahasiswa STIDKI tidak terikat waktu tertentu untuk menambah hafalan AL Qur’an artinya bisa pagi, siang, sore atau malam hari sebanyak 45,4 %, Adapun waktu yang dirasa paling sulit berkonsentrasi untuk menghafalkan Al Qur’an adalah siang hari sebesar 40,9 % dan sore hari 18,1 % dan menariknya 27,2 % tidak ada masalah dengan plihan waktu artinya mereka bisa beradaptasi dengan pilihan waktu.
Kata-kata kunci : kecerdasan, emosional, kemampuan, menghafal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdurrahman Mas’ud, Menuju Paradigma Islam Humanis, (Yogyakarta: Gama

Media, 2003),

Agus Efendi. (2005). Revolusi Kecerdasan Abad 21. Bandung: Alfabeta

Al-Munawwar, op, cit. Dan Ahmad von Denffer, Ilmu al-Qur’an dan Pengenalan

dasar, Jakarta Rajawali Pers, 1988

Anthony Dio Martin, 2003, Emotional Quality Management Cetakan Kedua,

Arga:Jakarta

Aparna Chattopadhyay, Whats You Emotional IQ Over 600 Psychological Quizzer

Asses Your Weakness And Strenghts In Your Emotional And Feeling And

Groom Tuller Personality, (terj.) Hta. Darwin Rasyid, “Tes Emosi Andaâ€.

(Tangerang: Gaya Media Pratama, 2004)

Casmini. 2007. Emotional Parenting. Yogyakarta PilarMedika.

Dalyono, M. 2009. Psikologi Pendidikan. Jakarta. Rineka Cipta

Daniel Goleman, Emotional Intellegence, (terj.) T. Hermaya, “Kecerdasan

Emosional†(Jakarta: Gramedia, 2003),

Departemen Agama, Al Qur’an dan Terjemahnya (Bandung: CV. Penerbit J-Art,

Goleman, Daniel. 2005. Kecerdasan Emosi: Untuk Mencapai Puncak Prestasi.

Terjemahan Alex Tri Kantjono. 2005. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta

Imam Badruddin bin Muhammad bin Abdullah al-Zarkasyi, al-Burhan fi Ulum

alQur’an, Juz I, (Beirut: Dar al-Fikr, 1994)

M. Quraish Shihab, Mukjizat al-Qur’an, (Bandung: Mizan, 1997),

Manâ’ al-Quthathân, Membahas Ilmu-Ilmu al-Qur’an, Jakarta: Rineka Cipta, 1995

Nisma SFA, Tips menghafal al-Qur’an, Edisi 1 Juli 2007

Sevilla, dkk., 1993. Pengantar Metode Penelitian. UI Press, Jakarta.

Shapiro Lawrence, E. 1997. Mengajarkan Kecerdasan Emosional Pada Anak.

Jakarta : Gramedia Utama

Yulisubandi. (2009). Kecerdasan Emosi Menurut Daniel.

yulisubandi.blog.binusian.org/2009/10/19/kecerdasan-emosi menurutdaniel-goleman

Downloads

Published

2018-06-08

Issue

Section

Articles

How to Cite

Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Kemampuan Menghafal Al-qur’an. (2018). Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah, 1(1), 55-68. https://doi.org/10.52833/masjiduna.v1i1.27