Manajemen Pengelolaan Aset Pada Tempat Ibadah

mauludi mauludi (1), Muhammad Supriyanto (2), Airlangga Bramayudha (3)
(1) sekolah tinggi ilmu dakwah dan komunikasi STIDKI Ar-Rahmah Surabaya
(2) sekolah tinggi ilmu dakwah dan komunikasi STIDKI Ar-Rahmah Surabaya
(3) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Fulltext View | Download
How to cite (IJASEIT) :
mauludi, mauludi, Supriyanto, M., & Bramayudha, A. (2019). Manajemen Pengelolaan Aset Pada Tempat Ibadah. Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah, 2(2), 82–95. https://doi.org/10.52833/masjiduna.v2i2.53

ABSTRACT

The aim of this research is to describe management related to asset management in places of worship. The object of research is the garden assets. This research was conducted at Baitul Hakam Pelindo III Perak Mosque in Surabaya. This research uses a qualitative method with a descriptive approach. This study uses data collection techniques through interviews, observation and documentation. Number of informants, namely 1. Deputy chairman of takmir 2. Garden employees. In general, it can be concluded that the Baitul Hakam Mosque is a typical office mosque because it is located in the Pelindo office area. Garden management activities at Baitul Hakam Pelindo III Perak Surabaya Mosque are also running or in accordance with existing theories and realities. Namely applying management elements which include Man (human), Money (money), Materials (objects), Machines (machines / tools), Methods (ways), and Markets (markets). Takmir Baitul Hakam Mosque has also carried out functions in the management process which include planning, organizing, actuating, and controlling. In addition, it can also be seen that the work system implemented by the Baitul Hakam Takmir Mosque such as a finger scan every entry and return, various rewards and punishments for employees can also make the park management activities at Baitul Hakam Mosque run well.

ABSTRAK

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menggambarkan terkait Manajemen Pengelolaan aset pada tempat ibadah. Objek penelitian ada pada aset pertamanan. Penelitian ini dilaksanakan di masjid Baitul Hakam Pelindo III Perak Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Jumlah informan, yaitu 1. Wakil ketua takmir 2. Pegawai taman. Secara umum, dapat disimpulkan bahwa Masjid Baitul Hakam adalah tipikal masjid perkantoran dikarenakan letaknya di area perkantoran Pelindo. Kegiatan manajemen pertamanan di Masjid Baitul Hakam Pelindo III Perak Surabaya juga berjalan atau ada kesesuaian dengan teori dan realitas yang ada. Yaitu menerapkan unsur-unsur manajemen yang di antaranya Man (manusia), Money (uang), Materials (benda), Machines (mesin/alat), Methods (cara), dan Markets (pasar). Takmir Masjid Baitul Hakam juga telah menjalankan fungsi-fungsi di dalam proses manajemen yang diantaranya adalah perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), penggerakan (actuating), dan pengawaasan (controlling). Selain itu juga dapat diketahui bahwa sistem kerja yang diterapkan oleh Takmir Masjid Baitul Hakam seperti finger scan setiap masuk dan pulang, berbagai reward dan punishment bagi para pegawai juga dapat membuat aktivitas manajemen pertamanan di Masjid Baitul Hakam berjalan dengan baik.

Al-Mubarakfuri Shaifurrahman, 1997. ar-Rahiqul Makhtum Sirah Nabawiyah, ( Jakarta: Pustaka Al-Kautsar).

Asep Usman Ismail, Cecep Castrawijaya, 2010. Manajemen Masjid, (Bandung: Angkasa).

Athoillah, Anton, 2010. Dasar-Dasar Manajemen, (Bandung : Pustaka Setia),

Kiswanzaki, Jurnal Studi Tentang Taman Di Perumahan yang berada Di kabupaten Kota Bandung.

Kurniawan, Fajar, 2013. Manajemen Perawatan Industri (Yogyakarta: Graha Ilmu).

Mukrodi, analisis manajemen masjid dalam optimalisasi peran dan fungsi masjid,(jurnal ilmiah prodi manajemen universitas pamulang, vol.2.no.1.Oktober 2014).

Munawwir, A.W. 1997. Kamus Arab-Indonesia al-Munawwir, (Surabaya: Pustaka Progressif).

Nachnul Ansori & M.Imron Mustajib, 2013. Sistem Perawatan Terpadu, (Yogyakarta: Graha Ilmu).

Ria Asih Aryani Soemitro & Hitapriya Suprayitno, Pemikiran Awal Tentang Konsep Dasar Manajemen Aset Fasilitas, (Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas, Vol.2, Sup.1, Juni 2018 ).

Rina Sulistya Puspasari, Hartuti Purnaweni, Aloysius Rengga, implementasi penataan ruang terbuka hijau pada taman dikota malang berdasarkan perda no.1 tahun 2014 tentang penataan ruang terbuka hijau.

Suherman, Eman, Manajemen Masjid, Bandung : Alfabeta 2012.

Nugroho. A. 2018. Studi Metode Dakwah Ceramah persuasif yang Digunakan Ustadz Jamil di Masjid At-Tauhid Betiting Surabaya Pada Pengajian Kiab Al-Wajiz fi Fiqh Sunnah. Masjiduna: Jurnal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah. Vol 1 (1) : 1-16.